Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan Beserta Strukturnya Lengkap

Text Eksposisi – Pada umumnya sebuah teks eksposisi dibuat secara ringkas dan jelas, berisi informasi dan pengetahuan.

Sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan dari teks eksposisi adalah untuk menjelaskan informasi tertentu agar menambah pengetahuan para pembaca.

Struktur Teks Eksposisi

Teks eskposisi terbagi menjadi 3 struktur yaitu pernyataan pendapat (tesis), argumentasi, dan penegasan ulang pendapat (reiteration). Nah, Untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan yang lebih detail dari ketiga struktur tersebut.

  1. Tesis atau pernyataan pendapat : adalah bagian yang isinya memuat tentang sudut pandang penulis terhadap sebuah topik yang akan dibahas dalam teks eksposisi. Tesis ini berdasarkan dari sebuah bentuk pernyataan yang nantinya akan didukung dengan argumen-argumen untuk membuatnya lebih kuat.
  2. Argumentasi : adalah sebuah bentuk bukti atau alasan yang berguna untuk dapat memperkuat pernyataan umum atau tesis yang bersumber dari suatu hasil penelitian atau sumber lain. Akan tetapi dalam prakteknya, argumentasi ini juga dapat digunakan untuk membuat sanggahan atau menolak suatu pernyataan.
  3. Penegasan Ulang Pendapat : biasa juga disebut dengan kesimpulan yang berguna untuk dapat menegaskan kembali apa yang sudah dijelakakn dalam teks eksposisi ini.

Pada kesempatan kali ini kami hanya fokus memberikan contoh teks eksposisi pendidikan. Apabila anda berminat untuk mempelajari pengertian, struktur, tujuan, ciri-ciri, dan jenis teks eksposisi kami sudah pernah membahas secara lengkap di artikel sebelumnya. Selain itu, di dalam artikel tersebut juga ada beberapa contoh teks eksposisi lainnya.

Contoh Teks Eksposisi Pendidikan 1

Tesis :

Beberapa waktu yang lalu sistem pendidikan di Indonesia sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Perubahan ini berkaitan dengan kurikulum yang digunakan sebagai sistem pendidikan Indonesia. Kurikulum 2016 yang sudah lama digunakan kini diganti dengan kurikulum 2013. Meskipun masih banyak sekali yang belum menggunakan kurikulum 2016.

Argumentasi :

Kemendikbud menyebutkan bahwa kurikulum 2013 ini diutamakan untuk sekolah yang memiliki akreditasi A atau sekolah yang sudah berstandar Internasional.

Salah satu syarat dalam pelaksanaan kurikulum 2013 adalah harus bisa terjangkau oleh distribusi buku. Kemendikbud menjelaskan bahwa kurikulum 2013 ini fokus kepada pembangunan sikap, karakter, pengetahuan, dan keterampilan yang berdasarkan kepada pendekatan ilmiah.

Kurikulum 2013 juga lebih memfokuskan hubungan pembelajaran dengan rasa syukur kepada Tuhan melalui pengamatan, percobaan, atau menciptakan suatu karya.

Disamping itu, Musliar Kasim selaku wakil kemendikbud beranggapan bahwa kurikulum 2013 ini lebih mementingkan praktik dibandingkan hafalan. Sebab, selama ini peserta didik hanya dibebani dengan hafalan yang tentunya tidak efektif untuk meningkat kreativitas.

Meutia Hatta selaku anggota Dewan Pertimbangan Presiden menjelaskan bahwa kurikulum 2013 memiliki tujuan untuk dapat membentuk karakter generasi berkualitas, cinta tanah air, dan bangsanya.

Kurikulum 2013 menuntut peserta didik supaya berperan aktif dalam proses pembelajaran, sehingga nantinya diharapkan dapat membentuk generasi yang berkualitas.

Penegasan Ulang :

Namun banyak sekali masyarakat yang kurang setuju diterapkannya kurikulum 2013 ini. Mereka menganggap bahwa perubahan kurikulum ini sangat mendadak dan dengan paksaan.

Ada pula yang beranggan bahwa kurikulum 2013 ini kurang fokus karena menggabungkan 2 mate pelajaran yang memiliki substansi pokok yang berbeda.

Meskipun akan membuat mata pelajaran yang akan diajarkan menjadi lebih praktis, namun tingkat pemahaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh peserta didik akan semakin berkurang karena materi ini tidak dipelajari secara menyeluruh, tetapi secara terpisah sehingga akan membuat para siswa menjadi kebingungan.

Contoh Teks Eksposisi Pendidikan 2

Tesis :

Pendidikan adalah salah satu senjata yang paling ampuh untuk mengubah dunia. Sebab, pendidikan merupakan sebuah sarana dimana kita dapat mempelajari tentang banyak hal yang sangat bermanfaat.

Argumentasi :

Tingkat pendidikan di Indonesia sendiri bisa dibilang cukup baik. Pemerintah sudah menghabiskan dana yang sangat banyak untuk membangun gedung-gedung sekolah dan memberikan sekolah gratis.

Sekarang tinggal peserta didik yang harus memiliki keinginan belajar dan berprestasi. Sehingga semangat akan menjadi terbentuk dan mereka harus berusaha memberikan yang terbaik untuk Bangsa dan Negara karena pendidikan yang lebih mudah diberikan oleh pemerintah.

Penegasan Ulang :

Saat fasilitas dan peran aktif peserta didik sudah menyatu maka tidak menutup kemungkinan bahwa derajat Indonesia akan lebih diakui oleh dunia.

Selain itu, akan banyak juga investor asing yang datang ke Indonesia sehingga dapat meningkatkan perekonomian dalam negri.

Guru yang berkualitas dan memiliki kompetensi juga dapat membantu meningkatkan pendidikan di Indonesia.

Contoh Teks Eskposisi Pendidikan 3

Tesis :

Remaja merupakan masa yang sedang dialami oleh anak-anak ketika SMP. Masa remaja merupakan masa transisi yang dimana dimulai pada umur 10 sampai 21 tahun. Pada masa ini remaja juga sedang mencari identitas dirinya. Pada masa ini, remaja perlu mendapatkan pendidikan karakter supaya nantinya bisa menjadi generasi yang jujur, kreatif, peduli, santun, dan percaya diri.

Argumentasi :

Masa remaja merupakan masa yang dibilang sangat sulit. Sebab, dibutuhkan pengendalian diri yang lebih dibandingkan saat masa anak-anak. Sehingga dibutuhkan orang dewasa untuk bisa mengarahkan remaja ke perilaku positif supaya tidak gampang terpengaruh ke perbuatan negatif. Apabila pengendalian remaja cukup baik maka akan menjadi anak yang bisa membanggakan orang tuanya.

Pendidikan karakter ini akan membentuk remaja menjadi berprestasi. Dalam pendidikan karakter mereka akan mempelajari nilai religious yang tentunya dapat menguraikan kebaikan supaya para remaja tumbuh sebagai manusia yang peduli terhadap lingkungan sosial. Selain itu, remaja juga akan mempelajari nilai toleransi dan cintai damai atau nilai-nilai kemanusiaan sehiingga nantinya dapat membentuk remaja yang memiliki sifat pengasih.

Penegasan Ulang :

Dengan begitu, nilai-nilai positif dalam pendidikan karakter itu akan membentuk remaja yang berkualitas, mereka juga mampu bersaing dengan baik entah itu di tingkat nasional ataupun Internasional. Dengan demikian, mereka akan mempunyai karakter yang sangat kuat. Nilai positif dalam pendidikan karakter juga akan membuat kegiatan mereke menjadi terarah sehingga nantinya memiliki budi pekerti yang baik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang contoh teks eksposisi pendidikan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih atas perhatiannya !