Contoh Teks Eksposisi Lengkap Dengan Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Kaidah Kebahasaan

Text Eksposisi – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang contoh teks eksposisi. Teks eksposisi sendiri amat berkaitan dengan pelajaran bahasa Indonesia, jadi bagi kalian yang menyukai bahasa anda harus menyimak sampai akhir pembahasan. Karena tesk eksposisi merupakan susuan dari berbagai macam teks seperti teks narasi, teks deskripsi, teks prosedur dan lainnya.

Untuk bisa membuat dan menyusun teks eksposisi maka kita juga haru tahu dan seluk beluknya. Ini dikarenakan teks eksposisi memiliki karakter tertentu, struktur kalimat penyusun, jenis, dan unsur kebahasaaan. Oleh karena itu, pada akhir pembahasan ini kami telah menyediakan berbagai macam contoh teks eksposisi supaya lebih mudah dalam mempelajari tentang jenis teks yang satu ini.

Pengertian Teks Eksposisi

Teks Ekposisi merupakan sebuah paragraf atau karangan yang didalamya berisi informasi untuk menjelaskan dan menguraikan suatu pokok permasalahan yang dapat digunakan untuk memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang sudah membaca uraian tersebut, pastinya dengan gaya penulisan yang singkat, padat, dan jelas.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Untuk lebih memahami tentang teks eksposisi, berikut ini ada beberapa ciri teks eksposisi yang perlu anda ketahui :

  • Teks eskposisi ditulis berdasarkan fakta atau fenomena yang masih dapat dijelaskan dengan logika ataupun penalaran,
  • Bahasa yang dipakai dalam teks eskposisi merupakan bahaya yang informative,
  • Penyampaian yang telah diberikan pada isinya ditulis secara jelas, lugas, dan menggunakan bahasa yang baku,
  • Informasi-informasi yang dijelaskan memiliki dasar ilmu pengetahuan yang jelas,
  • Tulisan bersifat objektif atau netral, ini berarti tidak memihak siapapun tentang apa yang telah apa yang telah ditulis. Dan tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya
  • Penjelasan yang disampaikan disertai dengan data-data yang dapat dipertanggungjawabkan dan akurat
  • Teks eksposisi menyajikan sebuah fakta yang digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi

Dengan ciri-ciri yang ada diatas barulah bisa anda jadikan sebagai teks eksposisi.

Struktur Teks Eksposisi

Dalam menulis atau menyusun teks eksposisi tidak bisa sembarangan, ada beberapa struktur yang harus dipenuhi, diantaranya :

  • Tesis Atau Pernyataan Pendapat

Bagian awal yang tertulis pada teks eksposisi adalah sebuah tesis yang memuat pandangan atau sebuah prediksi dari penulis. Atau bisa juga Tesis yang telah tertulis merupakan suatu bagian yang memiliki isi berupa sudut pandang dari penulis terhadap setiap masalah yang akan dibahas topiknya.

Sebuah tesis pasti berdasarkan dari suatu bentuk pernyataan yang nantinya akan didukung dengan argumen. Pada umumnya tesis terletak di awal teks eksposisi, meskipun ada kemungkinan kita bisa menjumpainya di bagian akhir.

  • Argumentasi

Struktur kedua yang menyusun teks eksposisi adalah argumentasi. Argumentasi yang dipakai dalam teks eksposisi terdiri dari kalimat-kalimat yang memuat argumen pendukung tesis yang telah disampaikan oleh penulis pada bagian penduhuluan.

Ciri-ciri argumentasi yang baik adalah hanya mengungkapkan satu sisi argumentasi saja. Berisi sebuah argumen dan penjelasan untuk dapat mendukung sebuah pandangan atau perkiraan dalam tesis yang telah ditulis, disertai dengan bukti pendukung dan hasil data yang sudah dicapai.

Namun pada prakteknya, sebuah argumentasi ternyata juga bisa digunakan untuk menyanggah dan bahkan menolah pernyataan dari pihak lain.

  • Penegasan Ulang Pendapat

Strukur ketiga yang ada di dalam sebuah teks eksposisi adalah penegasan ulang pendapat. Di dalam bagian ini berisikan pernyataan pandangan atau predikdi yang isinya berupa penegasan kembali atas pendapat-pendapat yang memuat fakta dalam argumentasi.

Bagian penegasan ulang pendapat merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali dari tesis yang dibicarakan di awal teks eksposisi dan penguat argumentasi yang ditunjang oleh fakta.

Dengan tiga struktur tersebut, sebuah teks ekposisi akan terbentuk menjadi tulisan yang lebih mudah dipahami oleh para pembaca.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

  • Teks Eksposisi Definisi

Teks Eksposisi Definisi adalah sebuah paragraf eksposisi yang memaparkan definisi atau pengertian suatu topik tertentu.

  • Teks Eksposisi Proses

Teks Eksposisi Proses adalah sebuah tulisan yang menjelaskan tentang tahapan-tahapan atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal sampai akhir.

  • Teks Eksposisi Ilustrasi

Teks Eksposisi Ilustrasi merupakan sebuah paragraf yang memaparkan sebuah informasi atau pembahasan-pembahasan sebuah topik dengan cara memberikan gambaran atau penjelasan yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.

  • Teks Ekposisi Laporan

Teks Ekposisi Laporan adalah sebuah paragraf eksposisi yang isinya menjelaskan laoran dari sebuah peristiwa atau penelitian tertentu.

  • Teks Ekposisi Perbandingan

Teks Ekposisi Perbandingan merupakan paragraf eskposisi yang berisi ide atau gagasan utama yang dipaparkan dengan cara membandingkan atau memberikan perbandingan pada suatu objek lain baik itu yang memiliki sifat berbeda ataupun sama.

  • Teks Ekposisi Pertentangan

Teks Ekposisi Pertentangan merupakan sebuah paragraf atau karangan yang terisi tentang hal pertentangan akan suatu hal dengan hal yang lainnya.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Unsur kebahasaan yaitu bagian-bagian yang mensyusun teks ekposisi. Unsur kebahasaan yang terdapat didalam teks eksposisi adalah pronomina, konjungsi, proses morfologis dan kata leksikal.  Untuk lebih detailnya simak ulasan berikut :

  • Pronomina

Pronomina adalah kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat menyatakan pendapat pribadi untuk diungkapkan. Promina sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua bagian :

  1. Pronomina Persona (kata ganti orang) yakni persona tunggal. Misalnya : Aku, Dia, Ia, Kamu, Anda, Saudara, -nya, -mu, -ku, si-, -ku”. Dan pesona jamak seperti, “Kami, Kita, Kalian, Mereka, Saudara-saudari, Para dan Hadirin”.
  2. Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yakni pronomina penunjuk. Misalnya adalah “Ini, Itu, Sini, Sana, Situ”. Dan pronomina penanya, misalnya adalah “Apa, Siapa, dan Mana.
  • Kalimat

Bagian kedua yang harus kita perhatikan dalam kaidah penulisan teks eksposisi yaitu kalimat yang dituliskan. Kalimat yang terdapat pada teks eksposisi terdiri dari kalimat tunggal dan kalimat majemuk.

  1. Kalimat tunggal adalah kalimat yang ada pada satu pola kalimat yang mengandung satu subjek dan predikat yang diperluas dengan menempatkan berbagai keterangan. Kalimat tunggal ini hanya terdiri atas satu subjek saja, satu predikat dan satu objek atau keterangan (jika ada)
  2. Kalimat majemuk adalah kalimat yang mengandung dua pola kalimat atau lebih. Kalimat majemuk terdiri atas induk kalimat ditambah dengan anak kalimat. Cara untuk membedakan antara induk dan anak kalimat adalah dengan melihat konjungsi yang terdapat pada kalimat tersebut.

Hal ini dikarenakan induk kalimat tidak pernah memiliki konjungsi didalamnya, hanya anak kalimat saja yang memiliki konjungsi. Dan setiap kalimat majemuk memiliki kata penghubung yang berbeda, oleh karena itu jenis kalimat tersebut bisa dengan mudah diketahui dengan cara melihat kata penghubung yang sudah digunakan.

  • Konjungsi

Bagian lain yang juga harus diperhatikan adalah konjungsi. Konjungsi (kata pengubung) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan satu kata dengan kata lainnya, frasa satu dengan frasa yang lain, dan kalimat satu dengan kalimat yang lain di dalam sebuah teks untuk dapat mendukung argumentasi.

Dengan adanya konjungsi yang digunakan pada teks yang telah disajikan. Hal ini akan lebih menjelaskan tentang sebuah tujuan yang ingin dicapai. Sama halnya saat kita menggunakan teks eskposisi yang mengandung tiga struktur yaitu argumentasi, tesis, serta penegasan ulang yang akan lebih jelas jika diberikan kata sambung untuk dapat menjelaskan maksud dari kalimat ataupun paragraf selanjutnya.

Konjungsi sendiri terbagi menjadi 2 bagian diantaranya adalah konjungsi eksternal dan konjungsi internal. Lebih jelasnya adalah sebagai berikut :

  • Konjungsi eksternal merupakan sebuah konjungsi yang biasa digunakan untuk menghubungkan dua kejadian, deskripsi benda, ataupun sebuah kausalitas di dalam klausa kompleks atau di antara dua klausa simpleks. Konjungsi eksternal ini biasanya banyak dipakai untuk sebuah genre atau jenis teks seperti misalnya untuk laporan, deskripsi, eksplanasi, rekonstruksi, dan prosedur.

Hal ini dikarenakan kelima genre tersebut adalah sebuah pengungkapan deskripsi atas peristiwa dan kualitas konjungsi eksternal sendiri dapat dibagi lagi menjadi 4 kategori lagi yaitu:

  1. Perbandingan (tetapi, sementara)
  2. Penambahan (dan, atau)
  3. Waktu (setelah, sebelum, sejak, ketika)
  4. Sebab akibat (sehingga, karena, sebab, jika, walaupun, meskipun)
  • Konjungsi internal ialah sebuah konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan argumen ataupun ide yang terdapat antara dua klausa simpleks atau juga dua kelompok klausa. Konjungsi internal biasanya banyak dipakai untuk sebuah genre atau jenis teks eksposisi, diskusi, atau eksploitasi.

Hal tersebut terjadi dikarenakan ketiga genre tersebut merupakan sebuah ekspresi penyampaian gagasan dengan memakai sebuah argumentasi. Konjungsi internal juga dapat dbagi lagi menjadi 4 kategori makna, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Perbandingan (akan tetapi, sebaliknya, sementara itu, disisi lain)
  2. Penambahan (selain itu, disamping itu, lebih lanjut)
  3. Waktu (pertama, kedua,..dst, kemudian, lalu, berikutnya)
  4. Sebab akibat (sebagai akibat, akibatnya, jadi, hasilnya)

Dan berikut ini merupakan berbagai macam konjungsi yang biasa digunakan pada teks eksposisi

  1. Konjungsi waktu : sebelum, kemudian, setelah itu, sesudah, lalu, setelah, akhirnya
  2. Konjungsi gabungan : dan serta, dengan,
  3. Konjungsi pembatasan : selain, kecuali asal
  4. Konjungsi tujuan : agar, untuk, supaya
  5. Konjungsi persyaratan : bilamana, asalkan, apabila jikalau, jika, apabila, bila, andaikan
  6. Konjungsi perincian :, yaitu, adalah, antara lain, ialah, yakni
  7. Konjungsi sebab-akibat : sebab, akibat, akibatnya, , karena, sehingga
  8. Konjungsi pertentangan : melainkan, namun, tetapi, akan tetapi, sedangkan
  9. Konjungsi pilihan : atau
  10. Konjungsi penguatan/penegasan : apalagi, hanya, lagi pula, bahkan itu pun,
  11. Konjungsi penjelasan : bahwa
  12. Konjungsi perbandingan : serupa, seperti, bagai, ibarat, mirip
  13. Konjungsi penyimpulan : oleh karena itu, jadi, oleh sebab itu, dengan demikian,
  • KATA LEKSIKAL

Faktor terakhir yang harus ada pada kaidah penulisan adalah Kata Leksikal. Kata leksikal sendiri merupakan sebuah makna dalam sebuah kata atau leksem sebagai lambang dari sebuah peristiwa, benda, objek, dan lain-lain. Diantaranya dibagi sebagai berikut :

  1. Nomina : makna kata yang berhubungan dengan benda, baik berupa benda nyata atau juga abstrak.
  2. Verba : makna kata yang mengandung sebuah makna tentang dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat.
  3. Adjektiv : kata yang digunakani untuk menggambarkan sifat atau keadaan orang, benda dan binatang.
  4. Adverbia : kata yang melengkapi atau memaparkan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara dan lain sebagainya.

Contoh Teks Eksposisi

Nah, setelah kita memahami pembahasan tentang pengertian teks eksposisi diatas. Baik itu arti, ciri-ciri teks eksposisi, jenis-jenis teks eksposisi yang ada, serta kaida penulisan teks eksposisi yang benar. Berikut ini saya sertakan pula beberapa contoh teks eksposisi untuk memudahkan kalian dalam belajar.

Contoh teks eksposisi tentang lingkungan

Tesis:

Pemanasan Global merupakan keadaan dimana suhu bumi semakin panas. Pemanasan global ini mengakibatkan berbagai dampak buruk, seperti menipisnya ozon sehingga sinar ultraviolet dapat langsung masuk ke bumi, naiknya permukaan air laut karena mencairnya es di kutub.

Pemanasan global terjadi karena banyaknya gas karbondioksida di atmosfer, sehingga akan menyebabkan ozon semakin menipis. Banyaknya gas karbondioksida yang terdapat di bumi tidak seimbang dengan jumlah pohon yang dapat menyerap karbondioksida. Bahkan bukan hanya itu, hutan-hutan sudah mulai di buka untuk lahan pertanian, perkebunan, atau juga dialih fungsikan dari hutan lindung menjadi hutan produksi.

Argumentasi:

Beberapa tahun ke belakang ini dunia sedang mengalami kenaikan suhu yang cukup parah.

Pemanasan global tersebut terjadi karena banyaknya gas karbondioksida di atmosfer bumi. Gas kabondioksida tersebut berasal dari asap pabrik, atau dari kendaraan bermotor. Apabila kita melihat sekitar pasti banyak sekali pabrik-pabrik yang beroperasi yang menimbulkan gas karbondioksida.

Ini masih di negara kita, coba banyak yang apa yang terjadi di negara industri? Negara industri pasti memiliki pabrik yang lebih banyak. Coba bayangkan, sebanyak apa kira-kira gas karbondioksida yang berasal dari kegiatan tersebut. Negara-negara industri tersebut seharusnya mengatasi karbondioksida yang dikeluarkan akibat aktivitas dari pabrik-pabrik.

Parahnya lagi, hutan-hutan di dunia yang seharusnya dapat sedikit membantu mengurangi gas karbondioksida yang akan di bumi tidak dapat menjalankan perannya dengan baik. Hal tersebut karena banyak pohon di hutan yang ditebang. Selain penebangan pohon di hutan, beberapa kasus yang terjadi di Indonesia, yaitu pengalihan fungsi hutan, dari hutan yang berfungsi sebagai hutan lindung dialih fungsikan menjadi hutan konservasi. Hal tersebut tentu saja dapat memperburuk keadaan bumi.

Penegasan ulang:

Pemanasan global yang sedang melanda bumi beberapa tahun ke belakang semakin parah. Hal ini disebabkan karena banyaknya pabrik yang beroperasi sehingga menimbulkan asap an juga karena asap dari kendaraan bermotor. Keadaan ini diperparah dengan keadaan hutan yang seharusnya dapat berperan dalam mengurangi emisi gas malah banyak hutan yang ditebang. Selain penebangan hutan, alihfungsi hutan juga dapat menyebabkan hutan tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Alihfungsi hutan dari hutan lindung menjadi hutan konservasi sudah mulai banyak terjadi terutama di negara Indonesia.

Contoh teks eksposisi tentang ekonomi

Tesis:

Pemerintah berniat menumbuhkan perokonomian masyarakat. Salah satu hal yang dilakukan pemerintah adalah melakukan beberapa pembangunan fasilitas umum yang diprediksi akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Misalkan saja yang pembangunan pemerintah yang sangat kontroversial baru-baru ini, yaitu pembangunan bandara di Kulon Progo, Yogyakarta. Pembangunan tersebut tentu saja sangat paradoks, apabila memang bandara tersebut di bangun dengan tujuan mensejahterakan masyarakat, tentu saja pemerintah tidak akan membiarkan Bandara dibangun di atas lahan milik warga sekitar.

Argumentasi:

Pembangunan merupakan hal yang direncanakan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Banyak sekali cara yang coba dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu cara yang dilaksanakan oleh pemerintah yaitu melakukan pembangunan untuk melancarkan distribusi atau yang lainnya. Namun pembangunan yang dilakukan masyarakat seharusnya tetap memperhatian banyak hal, karena terkadang pembangunan tersebut dilaksanakan tanpa mempertimbangkan hal-hal yang sifatnya lebih urgent.

Baru-baru ini kasus yang sempat menjadi trending adalah pembangunan Bandara di Kulon Progo, Yogyakarta. Pemerintah berniat membangun bandara baru di Kulon Progo yang berada tepat di atas lahan miliki masyarakat. Hal tersebut seketika menimbulkan reaksi penolakan dari masyarakat. Karena lahan tersebut merupakan lahan yang yang digunakan masyarakat untuk menyambung hidupnya.

Jika kita lihat sekilas tidak ada yang salah dari sebuah pembangunan, namun bagaimana apabila pembangunan tersebut dilaksanakan tepat di atas tempat hidup masyarakat atau misalkan saja di atas sawah milik masyarakat. Sawah tersebut merupakan lahan yang digunakan untuk masyarakat sebagai mata pencarian. Bandara tersebut akan dibangun di atas lahan yang digunakan sebagai lahan hidup masyarakat.

Hal tersebut tentu saja paradoks, apabila memang bandara dibangun untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat atau untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, mereka tidak akan membangun bandara tersebut di atas lahan yang menjadi penghidupan masyarakat selama bertahun-tahun. Hal tersebut tentu saja tidak akan menumbuhkan perekonomian di masyarakat, namun akan mencerabut mata pencarian masyarakat di sekitar.

Terkadang pemerintah mengabaikan hal-hal tersebut. Bukankah tujuan awalnya untuk mensejahterakan masyarakat? Atau memang sebanarnya tujuannya bukan itu. Demi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi masyarakat hanya digunakan sebagi dalih untuk mensukeskan proyek di belakang yang tidak diketahui banyak orang.

Bahkan hal ini tidak terjadi sekali atau dua kali, namun berulang kali. Di banyak tempat di Indonesia, seperti reklamasi pantai untuk pembangunan jalan tol di Teluk Benoa (Bali), reklamasi pantai di pulau Seribu, pembangunan pabrik semen di pegunungan Kendeng, perusakan hutan adat di Merauke, dan masih banyak lagi. Hal tersebut merupakan beberapa contoh janji dari pemerintah terkait menumbuhkan ekonomi justru malam meminggirkan masyarakat sekitar.

Penegasan ulang:

Pemerintah melaksanakan berbagai macam pembangunan di masyarakat yang katanya bertujuan demi kesejahteraan masyarakat. Namun pembangunan tersebut seringkali dilakukan tanpa mempertimbangkan banyak hal. Bahkan masyarakatnya sendiri yang kadang diabaikan. Pembangunan yang katanya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat tersebut, seringkali bahkan menyingkirkan masyarakat dari tempat tinggalnya sendiri.

Contoh teks eksposisi tentang kesehatan

Tesis:

Olahraga memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh kita. Tubuh akan segar dan bugar kembali apabila seseorang sering melakukan olahraga. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seseorang apabila melakukan olahraga, apakah jantungnya dapat mampu dia ajak berolahraga dalam waktu lama atau tidak. Karena, kondisi setiap orang itu berbeda-beda ada yang jantungnya kurang kuat ada pula yang kuat karena sudah terlatih dalam hal berolahraga.

Argumentasi:

Olahraga merupakan kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan oleh setiap orang. Macam-macam olahraga, yaitu renang, lari, push upshit up, dan masih banyak lagi. Selain menyenangkan, olahraga tentu saja merupakan kegiatan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Tubuh akan segar dan bugar kembali setelah melakukan olahraga. Olahraga juga dapat menyebabkan suasana hati menjadi senang, hal tersebut karena olahraga dapat melepaskan segala beban pikiran yang dirasakan oleh seseorang.

Olahraga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, peningkatan metabolisme di dalam tubuh berguna untuk menjaga tubuh agar terhindar dari penyakit kognitif, seperti penurunan sistem kerja otak dan juga kepikunan. Olahraga juga sangat disarankan untuk penderita tekanan darah tinggi, tekanan darah tinggi tersebut dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar. Apabila penderita tekanan darah tinggi melakukan olahraga yang teratur, hal tersebut akan membantu memperlancar aliran darah di dalam tubuhnya.

Kesehatan jantung juga akan terjaga apabila seseorang sering melakukan olahraga, namun perhatikan terlebih dahulu apakah jantung Anda kuat untuk diajak melakukan olahraga atau tidak, misalkan seseorang yang memiliki penyakit jantung kemungkinan tidak akan kuat melaksanakan aktivitas lari, renang atau aktivitas olahraga lainnya.

Bahkan kasus seperti ini banyak terjadi, seseorang melakukan aktivitas olahraga tanpa melihat terlebih dahulu kekuatan dari jantungnya. Sehingga bukan malah mendapatkan tubuh yang sehat, ia justru akan menambah buruk keadaan jantungnya.

Sering juga kita temui, orang yang sedang berolah raga tiba-tiba pingsan, dan harus dilarikan ke rumah sakit. Hal tersebut karena sebelumnya pasti ia memiliki riwayat penyakit jantung. Ia akan terkena serangan jantung mendadak apabila tubuhnya tidak kuat untuk melakukan aktivitas yang sedikit menguras tenaga. Sehingga ia akan jatuh pingsan.

Apabila tubuh normal, berolahraga tentu saja akan memiliki banyak sekali manfaat. Bahkan olahraga juga harus dikerjakan oleh setiap orang minimal satu kali dalam seminggu. Hal tersebut akan membuat tubuh kita sehat dan menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit. Karena olahraga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga orang yang sering olahraga tubuhnya akan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Namun, pastikan terlebih dahulu kondisi sebelum melaksanakan aktivitas menyehatkan ini.

Apabila tubuh tidak dalam keadaan yang kuat untuk melakukan olahraga, bukan malah mendapatkan kesehatan, tetapi hanya akan menambahkan penyakit pada tubuh.

Penegasan ulang:

Olahraga memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh seseorang. Mulai dari akan membuat mood seseorang menjadi baik, menghindarkan dari berbagai penyakit, meningkatkan metabolisme, melancarkan peredaran darah, dan masih banyak lagi. Meskipun memiliki banyak manfaat tak jarang kita jumpai orang yang berolahraga malah berakhir di ranjang rumah sakit. Hal tersebut karena mereka tidak memahami kondisi tubuhnya sendiri.

Orang yang memiliki penyakit jantung misalnya, ia tidak akan kuat melakukan hal-hal tertentu yang memacu kerja dari jantungnya. Maka dari itu, sebelum olahraga pastikan kondisi Anda normal dan mampu untuk berolahraga yang menguras tenaga.

Demikianlah pembahasan terkait contoh teks eksposisi. Kami sudah memberikan pembahasan lengkap, mulai dari arti hingga contoh teks eksposisi. Anda dapat menjadikan beberapa contoh yang kami tunjukkan tersebut sebagai referensi apabila Anda ingin membuat teks eksposisi.

Membuat teks eksposisi sebenarnya tidak sulit, hal tersebut terlihat sulit hanya karena Anda belum pernah membuat teks tersebut. sekian pembahasan kami kali ini, semoga apa yang kami sampaikan kali ini dapat membantu kesulitan Anda terkait contoh teks eksposisi.